selagi langit jingga
June 15, 2007
bayangkahlah ini, cinta
celoteh bocah dan lembut tutur ibunya
angaplah ini, cinta
sebagai puisiku
dan jika kau tak suka
maafkanlah, lalu cintailah aku lebih dalam:
mama, kenapa langit itu begitu jingga?
tak biru seperti kata buku dan bu guru?
sang ibu menjawab renyah,
karena disana ada cinta, anakku
seperti disini, rasakanlah : degup cinta mama, padamu
(sambil sang ibupun meletakkan tapak mungil itu di dadanya)
16.05.07
Entry Filed under: poems. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed