suatu ketika kita buta
June 15, 2007
suatu ketika kau tiba
sesaat sebelum kuketikkan kata
hanya kata
tanpa angka dan titik koma
tak bosankah kau merayu
mendayu
menatapku
dalam sayu
dengan sendu
kutahu jejakmu begitu biru
kutahu kisahmu begitu pilu
kutahu lukamu begitu bisu
kutahu itu
kau perlu sebuah bahu
sekedar tempat istirah sebentar
sekedar tempat bersandar
kuberikan punyaku untukmu
dua bongkah bahu yang tak liat
namun kau bilang cukup hangat
hidup itu laknat, sayangku
cinta itu khianat, kasihku
begitu kau dedahkan didadaku
suatu ketika
sambil kita pura pura buta
kau memaki
dengan berapi
pada semua hal
pada hidup, pada ajal
dan kunyalakan api
lalu kita tahu di esok hari
bara itu bernama birahi
04.05.07
Entry Filed under: poems. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed