untuk kawan yg rela singgah
June 15, 2007
kawan
terimalah takzimku untukmu
yg sudi singgah di rapuh gubukku
mungkin kedepan
ritual ini bisa berulang
saat kita bersulang
sebagai dua benak gelap gundah bimbang
akan kusuguhkan padamu dengan ajeg
aroma kopi yg mulai apek
oleh waktu dan kesendirian
juga liukan asap tembakau madura
yg berkeriting di udara
kawan
hari ini kudedahkan semua :
kau ternyata
bukan seperti manusia biasa
15.06.07
Entry Filed under: poems. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed